Seni Tari : Pengertian, Unsur, Jenis, Fungsi, Contoh !!!

Seni Tari : Pengertian, Unsur, Jenis, Fungsi, Contoh !!!

 

Pengertian Seni Tari – Seni tari adalah gerakan badan yang berirama dan teratur dengan dilakukan ditempat, waktu dan dengan keperluan tertentu pula. Keperluan tersebut antara lain untuk keperluan pergaulan, mengungkap  perasaan dan pikiran, seni tari juga bisa merupakan adat istiadat yang sudah dijalankan.

Seni tari biasanya diiringi dengan bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh paduan alat-alat musik yang ditabuh secara berirama sehingga menghasilkan suara yang padu yang berfungsi untuk mengatur gerakan penarinya dan menguatkan maksud yang ingin disampaikan dari tarian itu.

Gerakan pada seni tari sendiri tak sama atau bukan seperti gerakan-gerakan dalam sehari-hari, seperti senam, lari ataupun berjalan. Gerakan pada seni tari didesaain sedemikian rupa agar bentuknya lebih ekspresif atau lebih menarik dan menambah unsur estetis dari gerakan tari tersebut. Gerakan tari juga memiliki maksud dan makna tersendiri, lewat sebuah gerakan maka sebuah maksud tersampaikan.

Beberapa Pengertian Seni Tari Menurut Para Seniman

  1. Soedarsono : “Tari adalah sebuah ungkapan dari dalam jiwa manusia yang di ekspresikan melalui gerakan ritmis yang indah (estetis)”. Maksud dari Dr. Soedarnoso dari ungkapan rasa adalah keinginan dari dalam diri seorang yang melimpahkan atau menujukan rasa dan emosional seorang tersebut. Sedangkan gerakan ritmis yang bergerak dengan indah adalah salah sartu gerakan tubuh yang disesuaikan dengan irama nada yang mengiringi gerakan tarian tersebut, sehingga menciptakan daya pesona yang memikat bagi yang melihatnya”
  2. Yulianti Parani : “gerakan ritmis yang keluar dari sebagian tubuh atau seluruhnya yang dilakukan seseorang ataupun kelompok yang disertai dengan ekspresi tertentu”.
  3. Enoch atmadibrata : “Tari adalah gerakan tubuh yang tersusun di dalam suatu ruang dan berlandaskan irama dan gerak”.
  4. M.A Theodora Retno Maruh : “Seni tari adalah suatu karya seni gerak yang tak akan pernah bersifat kontemporer”.
  5. Pangeran Suryadiningrat : “Tari adalah gerakan yang dihadirkan oleh seluruh anggota tubuh seseorang yang dilakukan selaras dengan irama musik dengan maksud tertentu”.
  6. I Gede Ardika : “Seni tari adalah suatu hal yang mampu untuk melaraskan gerak tubuhnya dengan irama tertentu”.

Pada dasarnya seni tari adalah gerakan ritmis yang diiringi oleh alunan musik dan memiliki makna dari setiap gerakannya.

Unsur – Unsur Seni Tari

"Pengertian

Suatu gerakan tidak bisa dibilang sebagai tarian bila tidak ada tiga unsur. Jika dari tiga unsur tersebut tidak ada salah satunya maka dianggap tidak ada.  maka gerakan tersebut tidak bisa dikatakan sebuah tari. Apa sajakah unsur tersebut?

Unsur Seni Tari – Wiraga (Raga)

Sebuah tarian yang harus menampakkan berbagai gerakan badan, baik dengan posisi duduk maupun posisi berdiri. Dalam sebuah tari wiraga sangatlah penting karna dari bentuk sajian tari disampaikan melalui raga.

Unsur Seni Tari – Wirama (Irama)

Wirama adalah sebuah seni tari yang  harus memiliki unsur irama yang menyatukan gerakan badan dengan musik sebagai pengiringnya, baik dari segi tempo ataupun iramanya. Kesatuan antara musik dan gerakan sangat mendukung kesuksesan dan keindahan sebuah tari.

Unsur Seni Tari – Wirasa (rasa)

Sebuah seni tari harus bisa dan mampu untuk menyampaikan sebuah perasaan yang ada di dalam jiwa, melalui suatu tarian dan gerakan juga dari ekspresi penarinya. Seperti yang telah disampaikan bahwa tari berfungsi untuk menyampaikan sebuah makna, dengan wirasa makna dan perasaan yang ada dalam jiwa akan tersalurkan pada penonton melalui seni tari.

Unsur Pendukung Seni Tari

"Pengertian

Unsur pendukung adalah suatu ajang untuk memikat orang yang melihat agar suatu tarian lebih menarik. Sebetulnya walaupun unsur ini tidak dipenuhi maka suatu gerakan yang ritmis sendiri sudah dikatakan sebagai gerakan seni tari. Tapi alangkah baiknya jika unsur pendukung dari seni tari juga dipenuhi, supaya lebih memiliki daya pesona yang indah jika digunakan pada sebuah pementasan maupun pertunjukan. Unsur pendukung senu tari tersebut adalah.

Ragam gerak – Unsur Seni Tari

Seni tari akan terlihat indah jika seluruh anggota badan berkaloborasi. Yang gerak bukan hanya kaki dan tangan, melainkan kombinasi dari raut muka dan lirikan mata serta ekspresi wajah juga diperlukan karena akan menambah daya tarik tersendiri. Sehingga suaru tarian tersebut akan terlihat lebih estetis dan terkesan membosankan.

Ragam iringan – Unsur Seni Tari

Suatu tari akan berasa menarik saat dinikmati jika diiringi dengan musik yang ritmis dan serasi dengan gerak suatu tarian. Sehingga menampilkan paduan yang indah dan menarik antar gerakan dan musik. Namun, tari akan jauh lebih indah dan mearik serta dapat dinikmati jika diiringi dengan keluarnya bunyi dari tubuh penarinya. Baik dengan tepukan, hentakan, ataupun terikan.

Rias dan kostum – Unsur Seni Tari

Sebuah tarian tidak akan lengkap jika tidak semua unsur. Begitu saja dengan unsur rias dan kostum. Tanpa rias wajah dan tanpa adanya kostum, suatu tarian akan terasa hambar dan tidak menarik. Tidak bermakna, juga tidak menarik ditonton.

Jenis-Jenis Seni Tari

"Pengertian

Seni tari memiliki banyak sekali jenisnya. Jenis seni tari tersebut dapat dilihat berdasarkan pertunjukan dan partisipasinya,berdasar jumlah penari, berdasarkan koreografinya, serta berdasarkan perkembangan peradaban.

Tari Berdasarkan Jumlah Penarinya

Dalam suatu tarian pasti ada sebuah subjek atau tokoh utama yang menjalankan tarian tersebut. tokoh tersebut adalah penari. Yang lain hanya sebagai pendukung agar lebih kelihatan indah saja. seperti para pemain musik yang mengiringi tari tersebut, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, tidak bisa dikatakan seni tari jika subjek utamanya tidak ada. Pembagian berdasarkan jumlah penari adalah sebagai berikut

Tari Tunggal

Tari tunggal adalah tari yang dibawakan oleh seorang penari saja. Contohnya tari Gambyong dari Surakarta. Namun tari tunggal juga dapat ditarikan oleh banyak penari. Beberapa contoh tarian tunggal Nusantara antara lain :

  • Tari Kancet Ledo dari Kalimantan (Dayak Kenyah)
  • Tari Gandrung dari Banyuwangi Jawa Timur
  • Tari Taledhek dari Jawa timur
  • Tari Gambyong dari Jawa tengah

Tari Berpasangan

Tari ini ditarikan secara berpasangan oleh dua orang penari, pasangan bisa pria semua, wanita semua, ataupun pria dan wanita. Rangkaian gerak tari jenis berpasangan saling mengisi,melengkapi,dan terdapat interaksi dan respons gerak antar penarinya. Beberapa contoh tari berpasangan antara lain :

  • Tari Gandrung (Banyuwangi, Jawa Timur)
  • Tari Remo (Jawa Timur)
  • Tari salipuk (Nganjuk, Jawa Timur)
  • Tari Serampang dua belas (Sumatera Utara)
  • Tari Cokek (Betawi),

Tari Kelompok

Tari kelompok ditarikan oleh lebih dari dua orang penari. Gerak yang dilakukan oleh penari belum tentu sama, sebab setiap penari kadang-kadang mempunyai peran yang berbeda. Posisi penari pada saat menari juga diatur. Penari yang satu dengan yang lainya harus bisa bekerja sama. Contoh tarian kelompok antara lain:
Tari Serimpi (Yogyakarta), Tari Datun (Kalimantan Timur), Tari Kecak, Tari Baris Gede, Pendhet (Bali). Tari Saman, Seudati (NAD), Tari Cakalele(Maluku), dan Tari Tor Tor(Sumatera Utara), Tari Poco-Poco(Sulawesi Utara), Tari Sajojo(Papua), Tari Kuda Lumping, Gambyong (Jawa Tengah).

Berdasarkan Koreografi

Yang pertama adalah jenis seni tari dilihat atau ditinjau berdasarkan koreografinya dapa dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :

  1. Tari Kelompok : Pengertian seni tari kelompok adalah suatu penampilan seni tari yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih. Misalnya tari saman dari Aceh, tari kecak dari Bali, dan lain sebagainya.
  2. Tari Berpasangan : Pertunjukan seni tari yang dilakukan oleh dua orang atau biasa disebut dengan istilah duet. Contohnya adalah tari topeng, tari salsa, dan lain sebagainya.
  3. Tari Tunggal : Pengertian seni tari tunggal adalah penampilan seni tari yang dilakukan oleh satu orang penari saja. Contohnya adalah tari balet, tari golek, dan lain sebagainya.

Dintinjau Dari Pertunjukan dan Partisipasi

Berikutnya adalah jenis seni tari berdasarkan pertunjukan dan partisipasinya. Jenis tari berdasarkan pertunjukan dan partisipasi ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Tari Teater : Pengertian seni tari teater adalah suatu pertunjukan seni tari yang menggambarkan dan menceritakan sebuah cerita. Seni tari ini juga dipentaskan dengan properti yang khusus. Tujuan dari seni tari teater ini adalah untuk hiburan.
  2. Tari Partisipatif : Jenis tari yang tidak menggambarkan atau menceritakan suatu cerita. Tari ini hanya bertujuan untuk interaksi sosial maupun hanya untuk sekedar olahraga saja.

Dilihat Dari Perkembangan Peradaban

Yang terakhir adalah jenis seni tari berdasarkan perkembangan peradaban. Jenis seni tari jika dilihat berdasarkan perkembangan dan peradabanya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :

Seni Tari Tradisional 

Pengertian seni tari tradisional adalah merupakan seni tari yang diwariskan secara turun temurun dari para nenek moyang. Seni tari tradisional sangat menjunjung tinggi nilai simbolis, religius, dan filosofis. Aturan-aturan dalam seni ini masih kaku karena berpedoman pada aturan leluhur.

Di Indonesia seni tari tradisional dapat dibagi menjadi dua, yaitu tari tradisional klasik, dan tari tradisional kerakyatan.

  • Tari Tradisional Klasik : Dikenal dengan sebutan tari keraton. Hal itu disebabkan karena seni tari tersebut berkembang dikeluarga kerajaan dan kebangsaan. Kostum dari seni tari ini cenderung mewah dan anggun, serta untuk aturan seni tari ini turun temurun dari para leluhur. Cohtohnya adalah tari topeng kelana.
  • Tari Tradisional Kerakyatan : Berkembang dikalangan rakyat biasa. Kostum dan musik yang digunakan dalam seni tari ini sangat sederhana dan simpel. Seni tari ini juga tidak memiliki aturan-aturan yang bersifat baku. Contohnya adalah tari lili dari Sumatra Barat.

Seni Tari Kontemporer

 Pengertian seni tari kontemporer adalah seni tari yang tidak terpengaruh oleh unsur seni tradisional. Koreografi dari seni tari jenis ini sangat penuh makna dan unik. Jenis tari ini menggunakan iringan musik yang lebih modern.

Seni Tari Kreasi Baru 

Sedangkan pengertian seni tari kreasi baru adalah merupakan pemekaran dari seni tari tradisional. Gerakan dari seni tari ini dipadukan dan dikolaborasi dengan jenis tarian lainya. Biasanya jenis tari ini digunakan untuk ritual upacara, keagamaan, dan lain sebagainya.

Jenis tari ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

  • Tari Kreasi Baru Pola Non Tradisi : Sama sekali tidak berpedoman pada aturan seni tari tradisional. Melainkan menggunakan aturan tari yang disesuaikan dengan pokok tari yang akan dilakukan.
  • Tari Kreasi Baru Pola Tradisi : Berpedoman pada aturan tari tradisional, baik itu musik, koreografi, tata rias, maupun teknik pertunjukanya.

Fungsi Seni Tari

"Pengertian

Seni tari sendiri juga mempunyai fungsi atau manfaat bagi manusia. Berikut ini adalah fungsi-fungsi dari seni tari tersebut :

  1. Sarana Hiburan : Fungsi utama dalam seni tari adalah sebagai sarana hiburan. Semua jenis tari yang ada pastilah memiliki tujuan untuk hiburan meski ada tujuan lain selain hiburan.
  2. Sebagai Upacara : Banyak seni tari yang digunakan untuk saran upacara. Baik itu upacara keagamaan, upacara kenegaraan, maupun upacara adat. Biasanya seni tari yang digunakan untuk upacara memiliki aturan yang baku.
  3. Alat Untuk Bergaul : Karena seni tari pasti melibatkan beberapa orang. Hal itu bisa menjalin tali persaudaran. Oleh karena itu seni tari bisa digunakan sebagai alat untuk bergaul.
  4. Media Pendidikan : Tarian bisa dimanfaatkan untuk media belajar bagi anak-anak untuk menuju kedewasaan melalui pesan yang disampaikan dari setiap gerakan tari.
  5. Sarana Pertunjukan : Seni tari sebagai pertunjukan berfokus pada segi konsep, artistik, interpretasi, tema, tujuan, serta ide.
  6. Katarsis : Maksutnya adalah seni dapat digunakan untuk membersihkan jiwa. Biasanya fungsi ini dilakukan oleh para seniman yang mempunyai penghayatan yang dalam tentang seni tari.
  7. Alat Terapi : Seni tari juga dapat berfungsi sebagai alat terapi bagi meraka penyandang cacat mental ataupun fisik.
  8. Guna Olahraga : Karena seni tari merupakan seni yang menggunakan gerak tubuh, secara otomatis bisa digunakan untuk saran olahraga.

Contoh-Contoh Seni Tari

Banyak sekali contoh seni tari yang ada di dunia ini. Bahkan di Indonesia saja setiap daerah pasti mempunyai tari daerah masing-masing. Berikut ini adalah contoh-contoh dari seni tari :

Tari Legong dari Bali

"Pengertian

Tari legong adalah tarian yang berasal dari Bali dimana tarian ini memiliki gerak yang sangat kompleks dengan tubuh pengiring yang dapat pengaruh dari gambuh. Arti dari legong sendiri adalah gerak tari yang terikat dengan alat musik gamelan sebagai pengiringnya.

Tarian legong sendiri biasanya di bawakan oleh dua orang gadis namun tidak melulu harus dua karena juga bisa lebih dengan menampilkan penari tambahan.

Seni Tari Janger dari Bali

"Pengertian

Seni tarian Janger ini diciptakan pada tahun 1930-an tarian ini merupakan salah satu seni tari yang populer karena seni Tari Janger ini adalah tari untuk pergaulan anak-anak di bali. Tari janger di tarikan oleh 10 sampai 16 penari secara berpasangan.

Tari Ketuk Tilu dari Jawa Barat

"Pengertian

Seni tari ketuk tilu adalah seni tarian yang berasal dari jawa barat. Seni tari tepuk tilu ini dulunya merupakan tarian adat untuk penyambutan pasca panen padi yaitu sebagai rasa syukur kepada “dewi sri”.

Seni tari ketuk tilu ini sering di tampilkan saat acara perkawinan atau untuk hiburan – hiburan yang lain. Seni tari ketuk tilu ini merupakan cikal bakal dari seni tari jaipong yang mana sangat terkenal di wilayah Jawa Barat.

Seni Tari Reog dari Ponorogo

"Pengertian

Seni tari reog merupakan salah satu seni tari yang sangat terkenal di wilayah jawa timur bahkan di Indonesia. Seni tari reog sendiri sering di tampilkan pada hari-hari bersar nasional maupun saat acara seperti pernikahan dan khitanan.

Tari Saman dari Aceh

"Pengertian

Seni Tari Saman adalah suatu tarian yang berasal dari Suku Gayo yang biasa di tampilkan untuk merayakan hal-hal yang penting dalam  adat tersebut. Sen i Tari Saman sendiri didirikan oleh syekh saman seorang ulama yang berasal dari Aceh Tenggara.

Seni Tari Saman sendiri sudah ditetapkan oleh Unesco sebagai Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia waktu sidang ke-6 komite antar-pemerintah sebagai bentuk perlindungan  warisan  budaya di Bali.

Seni Tari Yosim dari Papua

"Pengertian

Seni Tari Yospam adalah  salah  satu  tarian tradisional  yang ada di Indonesia dimana seni tari ini berasal dari daerah Papua. Seni tari Yosim sendiri bisa digolongkan tarian pergaulan masyarakat karena bisa di ditarikan oleh pria maupun wanita.

Tarian  ini biasanya di tampilkan diberbagai acara baik bersifat adat, penyambutan maupun acara seni budaya.

Seni Tari Piring dari Minangkabau

"Pengertian

Seni Tari Piring atau dalam bahasa minangkabau sering disebut dengan tari piriang ini adalah salah satu tarian yang cukup terkenal di Indonesia. Dinamakan dengan tarian piring karena media menarinya menggunakan piring yang diayun dengan gerakan cepat dan dengan teratur.

Lah itu tadi beberapa pengertian, Jenis-jenis seni tari, fungsi seni tari dan juga contoh seni tari. Banyak bukan ilmu yang bisa kita peroleh dari sini. Seni Tarian yang ada di Indonesia sangat banyak. Semoga bermanfaat.

 

Pengertian Seni Tari

 

 

 

Leave a Comment